BRI MARKET INFO AS PER 20 FEBRUARY 2017

Assalamualaikum Wr. Wb., Selamat pagi, Salam sejahtera, Selamat beraktivitas,

 Berikut ini informasi pasar Senin 20 Februari 2017:

Nilai tukar mata uang di pembukaan hari ini:

USD : 13.345/55

EUR : 14.150/75

GBP : 16.560/85

AUD : 10.230/55

SGD : 9.404/20

CNY : 1.943,41/45,00

 

Nilai Tukar Rupiah

Pada hari Jumat (17/2) Rupiah diperdagangkan pada level 13,325 – 13,335, pada akhir sesi perdagangan Rupiah ditutup melemah terhadap USD dibanding penutupan hari sebelumnya di level 13,332 (prior 13,320). 

Melemahnya nilai tukar Rupiah ini disebabkan oleh rilis beberapa data ekonomi mingguan Amerika pada Jumat (17/2) yang menjukkan peningkatan sehingga memberikan sentiment positif bagi pergerakan mata uang USD. Membaiknya angka inflasi, retail sales, izin bangunan hingga klaim pengangguran mingguan menjadi tenaga bagi USD untuk menguat terhadap beberapa mata uang utama lainnya termasuk Rupiah.

Rupiah terhadap Dollar US pada Senin (20/02) diprediksi akan diperdagangkan pada range 13,315 - 13,345. Tutupnya market Amerika pada hari ini dapat memberikan kesempatan bagi Rupiah untuk berbalik arah. Namun demikian potensi tekanan terhadap Rupiah pada minggu ini masih bisa berlanjut seiring tingginya permintaan USD menjelang akhir bulan untuk memenuhi kebutuhan pelunasan utang luar negeri korporasi dan pemerintah. Selain itu, minimnya rilis data ekonomi domestik pada pekan ini juga akan membuat Rupiah akan sangat bergantung pada pergerakan nilai tukar USD di pasar.

 

Pasar Modal

Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (17/2/2017), IHSG merosot 27,06 poin atau 0,50 persen ke level 5.350,93. Indeks saham LQ45 tergelincir 0,78 persen ke level 887,40. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan kecuali indeks saham DBX naik 0,28 persen. Ada sebanyak 194 saham melemah sehingga menekan laju IHSG. Sedangkan 125 saham menguat. 107 saham lainnya diam di tempat. IHSG sempat berada di level tertinggi 5.370,33 dan terendah 5.340,85. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 325.804 kali dengan volume perdagangan 20,8 miliar saham.

 

Pasar Obligasi

Dari pasar surat hutang pemerintah pada Jumat (17/2) harga obligasi pemerintah menguat tipis, yield obligasi pemerintah tenor 10tahun tercatat menurun tipis ke level 7,51.

Sejak awal tahun 2017 Pemerintah terlihat agresif menerbitkan surat berharga negara (SBN). Data dwi mingguan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, pemerintah telah menerbitkan SBN senilai Rp 124,83 triliun. Ditambah dengan dana hasil lelang pada 14 Februari 2017 yang mencapai Rp 18,43 triliun, maka totalnya mencapai Rp 143,26 triliun. Jumlah tersebut setara dengan 20,92% dari target penerbitan SBN tahun 2017 yang mencapai Rp 684,83 triliun.

 

Major Currencies

Pergerakan major currencies diprediksi akan dipengaruhi oleh rilis data Trade Balance Jepang (Surv : -629.1B Prior : 641.4B) dan Consumer Confidence Euro (Surv : -4.8 Prior : -4.9) yang akan dirilis pada hari ini. 

Prediksi pergerakan major currencies Senin (20/2) : 

JPY (112.57/113.69)

EUR(1.0613/1.0693)

GBP(1.2417/1.2533)

NZD(0.7167/0.7235)

 

Sumber Bloomberg, Reuters, dan Kontan (diolah)

 

Disusun oleh Widi Saputra Yuanda dan Romanos Radityo

 

Dealer

Group Foreign Exchange

Divisi Treasury

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

 

Disclaimer :

Info market ini diterbitkan dengan itikad baik dan untuk tujuan informasi umum saja. Setiap tindakan yang diambil berdasarkan info market ini adalah tanggung jawab pribadi